Meskipun kandang
kelinci sudah secara rutin dibersihkan
ataupun disemprot dengan antiseptic (anti kuman) secara berkala, namun tidak
menjamin kelinci kita bebas dari penyakit Scabies atau Gudik ini. Penyakit Gudik pada kelinci sama halnya gudik pada manusia. Gatal-gatal pada
kulit sekitar kaki dan telinga yang menyebabkan hewan kesayangan kita yang satu
ini gelisah dan menggaruk-garuk bagian yang gatal. Sehingga seringkali akibat
garukan tersebut menimbulkan luka yang serius.
Berbagai macam cara biasa
dilakukan oleh peternak untuk mengatasi gatal-gatal atau gudik
pada kelinci, seperti mengoleskan PK sampai
salep 88, ada juga yang asal dengan mengoleskan oli bekas atau minyak rem
tentunya dengan tujuan supaya kuman mati. Namun lebih baik cara asal tsb jangan
di tiru.
Dari pengalaman bamsbreeder pada si hitam rex yang terkena scabies atau gudik sejak dari di beli,
bamsbreeder memberikan satu kali suntikan wormectin sebanyak 0,02 ml. Efek suntikan tidak
berlangsung cepat namun membutuhkan waktu sampai 1 minggu. Pada awalnya kami
mengira pengobatan gagal, namun setelahkami tanyakan pada ahlinya bahwa
wormectin akan terlihat khasiatnya setelah 1-2 minggu.
Memang ada obat lain yang lebih
ampuh dari wormectin, tapi juga harganya lebih mahal.Seperti Ivomec yang dijual
10.000 per ml. Sedangkan wormectin seharga 5000 rupiah sebanyak 2 ml
sudah berikut alat suntiknya. Pada keterangan obat wormectin berfungsi
mengobati penyakit yang di sebabkan oleh parasit seperti kutu, caplak,tungau,
insekta dan lain-lain.
Wormectin juga mengobati penyakit cacing.
Cara Penyuntikan :
Tarik bagian kulit pada pungguk dekat dengan tengkuk dan tancapkan jarum
suntik pada kulit yang ditarik tersebut. Hati-hati jangan sampai mengenai
daging. Obat akan mengalir melalui lapisan bawah kulit.
sumber
Bambang.
2012. Tentang Cara Mengobati Gudik Pada Kelinci. Diakses tangal 15 januari
2015.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar